Jembatan Penghubung Tiga Kecamatan di Soppeng Nyaris Ambruk, Akses Utama Ekonomi Warga Lumpuh
0 minutes read
Berdasarkan pantauan Media di lapangan pada Jumat (18/9/2026), struktur fisik jembatan tampak sudah melengkung dan retak parah pada bagian badan jalan dan fondasi. Kondisi ini membuat kendaraan seperti dump truk bermuatan penuh tidak berani melintas karena risiko kecelakaan yang sangat tinggi.
Salah seorang warga setempat menjelaskan bahwa jembatan ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Ganra, Donri-Donri, dan Lalabata. Dampak kerusakan ini paling dirasakan oleh masyarakat di Desa Labokong dan Desa Enrekeng, karena mengganggu aktivitas ekonomi mereka.
"Jalan ini bukan lagi sekadar jalan alternatif, melainkan akses utama bagi kami untuk mengangkut hasil panen padi dan jagung," ungkap warga tersebut.
Senada dengan hal itu, warga lain mengungkapkan bahwa faktor utama kerusakan ini adalah usia jembatan yang sudah sangat tua. "Usia saya sekarang sudah lebih dari 45 tahun, dan jembatan ini sudah sering saya lalui sejak saya masih kecil," tuturnya, menggambarkan betapa lamanya fasilitas publik tersebut berdiri tanpa adanya peremajaan total.
Merespons kondisi yang makin mengkhawatirkan, informasi di lapangan menyebutkan bahwa rencana perbaikan jembatan akan segera dilakukan dalam waktu dekat untuk mengatasi isolasi jalur logistik warga. Namun, masyarakat tetap mendesak Pemerintah Kabupaten Soppeng, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Daerah, agar segera mengambil tindakan nyata di lapangan demi mencegah jembatan tersebut ambruk sepenuhnya.
(SANDI)
(SANDI)
