Garda Terdepan Adat Tolaki: Milad ke-V TKMS Sultra Tegaskan Komitmen Kawal Hak Masyarakat Lokal di Tengah Arus Investasi
KOLAKA SULTRA, INFO VIRAL SOPPENG.COM|| Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tamalaki Kongga Momea Sulawesi Tenggara (TKMS Sultra) sukses menggelar perayaan Milad ke-V yang dirangkaikan dengan Upacara Pembukaan Pendidikan Dasar (Diksar) X1. Kegiatan bernuansa kebudayaan ini berlangsung khidmat dan meriah di Markas Besar Tamalaki Kongga Momea Sultra Dusun Matabondu, Desa Baula, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, pada Kamis (1/10/2026).
Acara dibuka dengan sambutan hangat Tarian Mondotambe—tarian adat penyambutan tamu khas Tolaki—disertai alunan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars TKMS Sultra.
Perayaan bersejarah ini dihadiri langsung oleh pimpinan tertinggi organisasi, di antaranya Ketua Umum Mahjur Doro, Sekretaris Jenderal Achmad Fuad Bawasir, Dewan Pendiri Soni, S.S., jajaran Dewan Pembina, Dewan Penasihat, serta Panglima TKMS Sultra.
Turut hadir pula para pimpinan wilayah dari berbagai daerah, antara lain:
Ketua DPD Konawe
Ketua DPD Kolaka Timur (Koltim)
Ketua DPD Konawe Selatan (Konsel)
Ketua Otobu Onembute
Ketua Otobu Hakatutobu
Ketua Otobu Baula
Ketua Otobu Lamekongga
Ketua Otobu Uesi
Selain jajaran internal TKMS Sultra, acara ini juga dihadiri oleh Pemerintah Desa Baula, Perwakilan Kepala Dinas Kesbangpol, Kapolsek Wundulako, Babinsa, Ketua Dewan Adat Mekongga, pimpinan ormas adat, serta tokoh masyarakat setempat.
Menjaga Falsafah Medulu Mepokoaso
Dalam pidatonya, Ketua Umum TKMS Sultra, Mahjur Doro, didampingi Sekretaris Jenderal Achmad Fuad Bawasir, menegaskan pentingnya memperkuat silaturahmi serta memegang teguh nilai-nilai kebudayaan lokal di bawah naungan falsafah Medulu Mepokoaso (persatuan dan persaudaraan). Menurutnya, pertambahan anggota baru melalui Diksar IX ini menjadi amunisi segar untuk terus mengokohkan peran TKMS sebagai garda terdepan dalam menjaga adat istiadat dan budaya Tolaki di Bumi Mekongga.
"Pertumbuhan organisasi ini bukan sekadar menambah jumlah personel, melainkan memperkuat tali silaturahmi, memperkokoh persaudaraan, dan menjadikan kita garda terdepan dalam merawat serta membentengi adat dan budaya Tolaki," ujar Mahjur Doro.
Masyarakat Lokal Harus Jadi Aktor Utama, Bukan Penonton
Di tengah pesatnya masuknya investasi industri dan ekonomi di Kabupaten Kolaka, kepemimpinan TKMS Sultra secara khusus menyoroti kesejahteraan warga lokal. Beliau mendorong adanya sinergi dan kolaborasi yang sehat antara para investor dan masyarakat setempat.
Ia menegaskan bahwa masyarakat lokal harus mendapatkan akses pekerjaan yang layak, peluang usaha, serta manfaat nyata dari pengelolaan sumber daya alam di tanah mereka sendiri.
Pembangunan di Bumi Mekongga butuh kolaborasi yang seimbang antara investor dan warga lokal. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di kampung sendiri di tengah berdirinya perusahaan-perusahaan besar. Peluang usaha dan lapangan kerja harus terbuka luas agar perekonomian warga Kolaka benar-benar tumbuh berkeadilan," tegasnya.
Rangkaian Acara Khidmat dan Penuh Kebersamaan
Rangkaian acara Milad ke-V dan Pembukaan Diksar IX ini diisi dengan laporan ketua panitia, arahan dari Dewan Pendiri dan Dewan Pembina, sambutan tokoh pemerintah serta TNI/Polri, pembacaan doa, hingga pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan lima tahun organisasi.
Dewan Pendiri TKMS, Soni, S.S., bersama Sekjen Achmad Fuad Bawasir dan seluruh ketua DPD serta Otobu daerah menyampaikan harapan agar momentum perayaan lima tahun ini semakin mempererat sinergi antara ormas adat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan demi menjaga stabilitas serta kebudayaan di Sulawesi Tenggara.
Reporter: Mulyadi Ansan
(Kaperwil Sultra)
PUBLIS (Sandi)
