Sukses Besar! Operasi Gabungan Bongkar Kampung Narkoba Borta Makassar, 3 Bandar dan 104 Pengguna Diringkus
0 minutes read
MAKASSAR, INFOVIRALSOPPENG.COM – Tim gabungan kepolisian sukses menggelar operasi besar-besaran di Kampung Narkoba Borta, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (9/10/2026). Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan 104 orang diduga pengguna dan tiga orang yang disinyalir kuat sebagai bandar narkotika.Operasi berskala besar ini melibatkan puluhan personel gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan dan Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polrestabes Makassar. Secara keseluruhan, ada 80 personel Satnarkoba Polrestabes Makassar dan 25 personel Ditresnarkoba Polda Sulsel yang diterjunkan ke lokasi.
"Kampung Sapiria, Borta, di wilayah Tallo ini memang kerap kali diketahui sebagai wilayah dengan peredaran narkoba yang cukup besar," jelas Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Arya, kepada awak media, Sabtu (10/10/2026).
Arya mengatakan, polisi telah beberapa kali menggerebek kawasan tersebut. Namun, para pelaku kerap membangun kembali infrastruktur transaksi mereka setelah ditindak petugas.
"Kita tahu di sana (para pelaku) membangun sebuah tembok dengan pintu yang pernah kami robohkan, dan ternyata dibangun kembali," ungkap Arya.
Dari hasil penggerebekan kali ini, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 10 gram dan uang tunai senilai Rp49 juta yang diduga kuat merupakan hasil transaksi barang haram tersebut.
Selain itu, petugas juga menyita pintu baja kokoh yang dimodifikasi menyerupai loket benteng penjualan. "Kami juga menyita 104 buah botol bong (alat hisap), dua timbangan digital, dan pintu baja loket yang biasa digunakan para pengedar untuk bertransaksi," beber Arya.
Saat petugas tiba di lokasi, situasi sempat diwarnai aksi kejar-kejaran. Sejumlah orang nekat berlarian hingga ke atas atap rumah warga demi menghindari kepungan polisi.
Meski demikian, berkat kesigapan petugas di lapangan, salah satu target operasi (TO) utama berinisial P berhasil diringkus saat mencoba kabur lewat atap. P diketahui merupakan residivis kambuhan yang sudah lama diburu.
"Jadi yang satu itu memang sudah ditarget, inisialnya P. Dia residivis yang sudah berulang kali beraksi. Di sana mereka memang menyiapkan tempat khusus; jualan di situ, pakai di situ juga. Makanya mereka memasang pintu baja yang cukup kuat agar petugas tidak bisa masuk melakukan pengecekan," pungkas Arya. (Tim)
