BREAKING NEWS

Dinilai Berpengalaman dan Paham Birokrasi, Sekdes Rusliadi Darwis Didorong Warga Maju Pilkades Labokong



SOPPENG, INFO VIRAL SOPPENG.COM – Bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Labokong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng mulai menjadi perbincangan hangat warga setempat. Menariknya, gelombang dukungan kini mengalir deras kepada Rusliadi Darwis, Sekretaris Desa (Sekdes) Labokong aktif, yang dinilai sebagai representasi generasi muda potensial untuk memimpin desa ke depan.

Rusliadi Darwis, atau yang akrab disapa Selli, menjadi idola baru masyarakat karena rekam jejaknya yang dinilai bersih dan profesional selama mengelola administrasi desa. Keterlibatan figur milenial ini dinilai membawa angin segar dalam kontestasi politik tingkat desa.

"Saya rasa sekarang ini kaum atau generasi muda sudah mulai sadar tentang bagaimana membangun sebuah desa. Pemuda mulai ingin terlibat dalam proses pembangunan," ujar salah seorang warga kepada media, Senin (21/9/2026).

Menurut warga, Rusli Darwis bukan orang baru dalam pergerakan pemuda. Ia dikenal aktif di berbagai bidang keorganisasian di desanya dan memiliki keberanian untuk menentukan arah kemajuan daerah yang dimulai dari tingkat desa.

Selain faktor usia yang energetik, alasan utama warga mendorong Sekdes naik jabatan menjadi Kepala Desa (Kades) adalah faktor kompetensi dan pengalaman nyata di birokrasi pemerintahan desa. 

Sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Sekdes merupakan motor utama sekretariat desa yang mendampingi kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan secara teknis.

Warga menilai, Rusli sangat memahami tata kelola administrasi, keuangan, dan pelayanan publik sehari-hari. Ia juga dianggap mampu melanjutkan program-program baik dari kepala desa terdahulu tanpa harus merombak sistem dari nol.

Secara garis besar, warga merangkum empat faktor utama mengapa Sekdes Labokong ini dianggap layak memimpin desa:
• Paham Birokrasi dan Administrasi: Sebagai penanggung jawab administrasi desa, Rusliadi sudah terbiasa menyusun dokumen krusial seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).
• Kedekatan dengan Warga: Berada di garda terdepan dalam pelayanan surat-menyurat dan kebutuhan harian membuat modal sosial serta popularitasnya di mata masyarakat sudah terbangun kuat.
• Transisi Kepemimpinan yang Stabil: Jika terpilih menjadi Kades, program pembangunan desa yang sedang berjalan dapat langsung dilanjutkan tanpa memerlukan waktu adaptasi yang lama.
• Rekam Jejak yang Teruji: Warga cenderung memercayai figur yang sudah membuktikan kinerjanya di lapangan ketimbang figur baru yang belum terlihat rekam jejak kepemimpinannya di lingkup pemerintahan.

Dukungan yang terus mengalir ini membuat kontestasi Pilkades Labokong diprediksi akan berlangsung menarik, sekaligus menjadi pembuktian bahwa generasi muda siap memegang tongkat estafet kepemimpinan desa.

(Sandi)
Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image